Judul: Tetanggaku Hantu
Penulis: Enricko Hendayana
Jumlah bab: 23
Baca di: Cabaca.id
Blurb:
Rendi, seorang pemuda yang sangat tidak percaya dengan hal-hal mistis mendapat kunjungan dari tetangganya yang ternyata kuntilanak—penghuni rumah kosong di sebelah rumah barunya.
Satu hal yang tidak pernah diduganya terjadi, memaksa Rendi berurusan dengan ‘penghuni’ dan memori masa lalu rumah tersebut. Hingga Rendi pun harus ikut terjebak dalam sebuah kasus yang tidak pernah dirinya bayangkan.
_______________
Ini kali pertama aku baca tulisannya Bang Enricko. Sebagai orang yang cukup sering baca cerita horor, aku ngerasa cerita Tetanggaku Hantu ini lumayan seram. Bikin tegang juga. Di bab-bab awal, ceritanya udah kelihatan bikin penasaran karena langsung dibuka sama sosok hantu dan gosip soal rumah tetangga itu. Selain itu, tindakan atau sikap para tokoh di cerita ini tuh bikin ikutan panik wkwk. Tapi, "panik"-nya ini dalam arti positif. Apalagi di bab-bab pertengahan sampai ending, "kepanikan" yang disuguhkan jadi makin besar. Dan sebagai pembaca, aku menikmatinya. Jadi, bagiku Bang Enricko bisa menyampaikan energi "horor"-nya ke pembaca.
Kenapa aku bilang begitu? Soalnya, dari cerita-cerita horor yang kubaca, terkadang ada yang unsur horornya ini belum bisa kurasakan. Padahal, deskripsi atau suasana yang dibangun di cerita tersebut begitu bagus, tapi entah kenapa aku merasa kurang menggigit. Mungkin memang ada faktor lain yang bikin aku merasa begitu, cuma aku belum tahu pasti penyebabnya. Dan saat baca Tetanggaku Hantu, aku bisa merasakan suasana horornya. Mungkin karena pengaruh tempo sama tensi cerita kali ya.
Dan omong-omong soal tensi, cerita ini emang punya tensi yang meninggi di bab-bab tertentu. Kayak pembaca tuh hampir nggak bisa dikasih napas buat tenang atau buat rehat sejenak pas lagi baca maraton hehe. Tapi ini bagiku ini jadi salah satu bagian menarik dari sebuah cerita horor, karena pembaca bakal penasaran, kira-kira adegan berikutnya bakal gimana, kira-kira apa yang terjadi selanjutnya. Dan itu juga yang kupikirin selama baca Tetanggaku Hantu, apalagi pas si tokoh "masuk" lebih dalam ke permasalahan ceritanya.
Untuk masalah cerita, pasti nggak akan afdal kalau nggak bahas plot dan konfliknya. Untuk plot, aku cukup nggak nyangka kalau ceritanya bakal dibawa ke arah sana. Soalnya selama baca cerita ini, kupikir hantu-hantu yang ada di sini punya masalah ABC, ternyata masalahnya berbeda dengan yang kupikirkan. Tapi nggak apa-apa banget, karena justru masalah si hantu ini jadi bikin tokoh protagonis dalam cerita, Rendi, menjadi lebih berkembang. Perkembangan karakternya juga terlihat atau cukup terasa. Dari yang awalnya dia takut atau ragu, jadi akhirnya berani. Jalinan plotnya ini asyik dan seru diikutin. Dan pas baca twist yang ada di tengah cerita, aku jadi lumayan kaget.
Sementara untuk konflik juga sama, dan aku suka juga sama konfliknya. Jadi bikin aku bersimpati sama para tokoh (tepatnya hantu) di cerita ini. Dan ini jugalah yang bikin amanatnya bisa lebih mudah ditangkap oleh pembaca. Tentang hubungan sebuah keluarga dan sisi gelap seorang manusia. Hal yang kayak gini udah nggak asing lagi kita temui, soalnya di media sosial juga udah banyak berita yang berseliweran tentang itu. Dan sebagai orang tua atau anak, kita emang perlu jaga diri dalam kondisi apa pun. Kalau hasilnya kurang menyenangkan atau bahkan nggak bikin kita bahagia, satu-satunya cara yang mesti kita lakukan emang perlu belajar untuk ikhlas. Dan itulah yang kudapatkan dari novel ini.
Untuk gaya bahasanya sederhana juga dan enjoy diikutin. Tapi, akan lebih baik kalau cara penyampaian di cerita ini dibuat lebih detail lagi gitu, biar ceritanya bisa lebih hidup dan unsur horornya lebih terasa. Karena ada hal-hal yang menurutku ceritanya jadi kurang maksimal dan kurang bikin merinding, padahal konteks adegannya udah bagus Jadi, cerita juga nggak begitu digerakkan oleh dialog, tapi dari deskripsi dan narasi juga.
Tapi, secara keseluruhan, aku suka sama cerita ini. Cerita ini terkesan sederhana, tapi isinya cukup dalam dan bisa kita jadikan sebagai bahan pembelajaran. Yang jelas, aku merekomendasikan novel Tetanggaku Hantu ini untuk kalian. Untuk yang baru mau mencoba baca novel horor, Tetanggaku Hantu ini juga cocok untuk kalian baca.

0 Comments