Judul: Verity
Penulis: Colleen Hoover
Penerbit: Sphere
Jumlah halaman: 336
ISBN: 978-1-4087-2660-0
Verity karya Colleen Hoover bercerita tentang Lowen Ashleigh yang diminta menjadi co-author dari seorang penulis terkenal, Verity Crawford. Keadaan Verity yang tidak memungkinkan membuat Lowen harus terus berkomunikasi dengan suami Verity, Jeremy Crawford. Makin lama Lowen dan Jeremy makin akrab, lalu perlahan-lahan Lowen menemukan sesuatu yang aneh dari pasangan Crawdford itu. Bagaimana kelanjutannya? Kalian bisa baca langsung novel ini atau cari tahu di Goodreads.
_______________
"I wanted him to panic, to worry, to feel bad for me, to cry for me. To cry for me."—halaman 110
Pertama, aku mau ngasih applause buat Mbak CoHo karena udah bikin sesuatu yang beda dari novel-novelnya yang lain. Apanya yang beda? Genrenya. Novel ini genrenya thriller-romance. Soalnya biasanya Mbak CoHo bikin adult romance. Dan ternyata, novel ini nggak kalah bagus sama novel-novelnya yang lain. Pembawaan ceritanya juga masih khas CoHo dan asyik diikuti. Dan sebagai penggemar novel thriller, aku nikmatin banget novel ini dari awal sampai akhir.
Novel ini diceritain pake sudut pandang Lowen sama Verity, khusus Verity diceritain dari naskah autobiografinya. Konsep penyajian yang begini bikin aku penasaran terus, meski sebenernya aku kesel dapet spoiler tentang anu. Tapi ternyata spoiler yang kudapet itu dijelasin di bagian tengah, jadi ampe bagian belakang aku udah nggak mikirin spoiler itu wkwk.
Ide novel ini bagus. Apalagi temanya kesukaanku banget kalo buat novel thriller. Tentang keluarga. Karakter para tokohnya juga disampaikan dengan baik. Tapi, aku nggak suka sama semua tokohnya wkwkwk. Kesel wkwk. Kenapa aku kesel? Kalian bisa baca sendiri wkwk. Yang jelas aku gereget banget, bikin gondok dan bikin pengen nabok para tokohnya wkwk.
Terus novel ini ada banyak banget adegan eroronya, hampir 50%. Mana blak-blakan banget. Kayaknya ini nih faktor Verity nggak diterjemahin ke bahasa Indo. Soalnya kalo diterjemahin bakal repot banget, susah atur bahasanya wkwk. Dan menurutku adegan-adegan eroronya ini agak kecolongan sih, meski emang punya alasan yang kuat. Kecolongan gimana? Aku nggak bisa jelasin karena bakal spoiler. Yang jelas menurutku Mbak CoHo terlalu "asyik" di bagian ini sampe lupa ada hal penting yang mesti dia "urus". Dan, buat yang nggak biasa baca novel CoHo pasti bakalan nggak nyaman banget sama adegan eroronya ini.
Untuk unsur thrilling-nya dapet banget, apalagi di bagian-bagian akhir. Ada yang bikin aku kaget juga wkwk. Cuma, klimaksnya belum menggigit. Padahal sebelum klimaks ini ada taruhan yang besar banget (dan lagi-lagi khas CoHo), dan aku jadinya malah bertanya-tanya sama efek taruhannya ini. Kalau klimaksnya "begitu", terus bagian "itu" kenapa dibuat "begono"? Kalau untuk twist-nya, bukan sesuatu yang mengejutkan banget, tapi bisa dibilang oke juga buat ukuran novel thriller. Tapiii, aku ada pertanyaan juga buat twistnya. Kayak... apa alasan dibuat "gitu"? Motifnya apa? Apa karena si dia itu "anu"? Aku sampe baca ulang, mikirin apa aku yang salah baca atau gimana.
Novel ini sebenarnya termasuk kategori novel thriller yang WTF. Tapi karena aku pernah baca novel thriller yang lebih WTF daripada novel ini, jadi aku merasa belum tergugah banget, belum ada sesuatu yang bikin aku kepikiran banget. Tapi di sisi lain aku mikir lagi, apa jangan-jangan karena ekspektasiku yang ketinggian?
Secara keseluruhan, novel ini bagus kok. Cuma kalo dibandingin sama novel-novel CoHo yang lain, aku belum merasa novel ini punya sesuatu yang spesial, meski rating-nya di Goodreads tinggi banget. Tapi, kalau CoHo mau bikin novel thriller lagi, aku bakal tetep baca karena penasaran sama tulisannya! Lagi pula, aku kan udah jadi CoHorts, makanya harus baca novel-novel CoHo yang lain yak wkwk.
4,25/5⭐
P.S. Kurang suka sama bahan kovernya 🤧
#reviewbuku #reviewnovel #sukabaca #novelseru #rekomendasinovel #wajibdibaca #ayobaca #novel #buku #yandiasd

0 Comments